PERBANDINGAN PROYEKSI PENDUDUK ACEH MELALUI METODE DEKOMPOSISI KOMPOSIONAL DAN TREND LOGARITMIK

  • Miftahuddin Miftahuddin Program Studi Statistika FMIPA Universitas Syiah Kuala
  • Merianita Merianita Program Studi Statistika FMIPA Universitas Syiah Kuala
  • Budi Zulfachri BPS Aceh
Keywords: Proyeksi, Dekomposisi Komposional, Trend Logaritmik, MSE, MAPE

Abstract

Perkembangan dan pertumbuhan populasi Aceh memiliki karakteristik trend yang menarik untuk dikaji. Metode yang digunakan dalam kajian ini adalah dekomposisi komposional dan trend logaritmik terhadap data proyeksi penduduk Aceh. Berdasarkan uji hipotesis terhadap rata-rata data original penduduk Aceh (41,178) dan rata-rata data proyeksi metode dekomposisi komposional (45,644), menunjukkan bahwa terdapat perbedaan antara jumlah penduduk original dan jumlah penduduk hasil proyeksi. Sedangkan, berdasarkan uji hipotesis terhadap rata-rata data original penduduk Aceh (41,178) dan rata-rata data prediksi metode trend logaritmik (41,376), didapatkan tidak diperoleh perbedaan signifikan antara jumlah penduduk original dan hasil prediksi. Untuk memproyeksikan penduduk lebih tepat diterapkan metode trend logaritmik, karena memiliki MSE dan MAPE lebih kecil dibandingkan dengan metode dekomposisi komposional. Hasil prediksi dengan metode trend logaritmik, didapatkan bahwa jumlah penduduk Aceh pada tahun 2010 adalah sebesar 4.195.599 jiwa (4.494.410 jiwa, BPS 2011), dengan tingkat error 6.65%, sedangkan untuk tahun 2020 sebesar 4.273.010 jiwa dan tahun 2025 sebesar 4.312.257 jiwa.

References

Ananta, Aris,1990. Penduduk Indonesia Masa Depan, Lembaga Demografi FEUI, Jakarta.
Ananta, Aris, dan Evi Nurvidya,1990. Demografic Transition In Indonesia; Projection Into The Year 2020, Lembaga Demografi FEUI, Jakarta.
Ananta, Aris,1990. Demografi Kualitas Penduduk dan Pembangunan Ekonomi, FEUI, Jakarta.BPS, 2010-2017. Aceh dalam Angka.
_____ 2015. Proyeksi Penduduk Kabupaten/Kota Provinsi Aceh 2010-2010.
Chris Stubben and Brook Milligan, 2007. Estimating and Analyzing Demographic Models Using the popbio Package in R. Journal of Statistical Software. Vol 22, Issue 11. American
Statistical Association.
David P. Smith, and Nathan Keyfitz. 2013. Mathematical Demography. Second, revised edition. Springer.
FEUI, 2004. Dasar-dasar Demografi, Jakarta.
Hal Caswell, 2010. Reproductive value, the stable stage distribution, and the sensitivity of the population growth rate to changes in vital rates. Vol 23, Article 19, p 531 -548.
James Holland Jones, 2008. Formal Demography: Leslie Matrix I. Stanford Spring Workshop in Formal Demography. Stanford University.
J.Supranto, 2000. Metode Ramalan Kuantitatif Untuk Perencanaan Ekonomi dan Bisnis, Rineka Cipta, Jakarta.
_____ 2001. Statistik Teori dan Aplikasi, Erlangga, Jakarta
Ledent J, 1982. Transition Probability Estimation in Increment and Decrement Lifetables Using Mobility Data from a Census or Survey, KC Land.
Makridakis, Spyros, 1999. Metode dan Aplikasi Peramalan, Erlangga, Jakarta.
Mantra, Ida Bagus, 2003. Demografi Umum, Pustaka Pelajar Yogyakarta.
Nazir, Mohammad, 1999. Metode Penelitian, Ghalia, Jakarta
Ofosuhene Okofrobour Apenteng, 2009. Demographic Modelling of Human Population Growth. Lappeenranta Uuniversity of Technology.
Polard AH, 1984. Tehnik Demografi, Bina Aksara, Jakarta
Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian, Kementan. 2014. Statistik Penduduk 1971-2015. Jakarta.
Roger, 1995. Multiregional Demography Principles, Methods and Extension, Wiley, Chichester.
Published
2018-07-03
How to Cite
Miftahuddin, M., Merianita, M., & Zulfachri, B. (2018). PERBANDINGAN PROYEKSI PENDUDUK ACEH MELALUI METODE DEKOMPOSISI KOMPOSIONAL DAN TREND LOGARITMIK. Journal Biastatistics | Departemen Statistika FMIPA Universitas Padjadjaran, 12(1), 10-30. Retrieved from http://biastatistics.statistics.unpad.ac.id/index.php/biastatistics/article/view/73